Minggu, 22 April 2012

Keuntungan membeli bensin jam 02.30 WIB pagi-pagi buta

2 Liter bensin pagi hari ternyata lebih banyak daripada 2 Liter bensin di siang hari. Itulah 1 dari 4 alasan mengapa saya beli bensin jam 02.30 pagi.Banyak dari kita menyepelekan beberapa hal saat mengisi ulang bahan bakar kendaraan kita. Kita sering menganggap bahwa pengisian ulang bensin yang dilakukan kapanpun sepanjang hari adalah sama saja. Padahal tidak. Pemilihan timing waktu Anda mengisi

Selasa, 17 April 2012

Apa Kabar EURUSD dan GBPUSD 18 April 2012

EURUSD
FXstreet.com (San Francisco) - The EUR/USD pair continues to hold steady around 1.3125 ahead of the Tokyo opening, after finishing overnight trading mostly unchanged on a choppy Tuesday.

As Valeria Bednarik, Chief Analyst at FXstreet.com notes, risk appetite was barely enough to limit the downside in EUR/USD, “with hourly chart [showing] indicators flat around their midlines, lacking strength either side of the board,” she says.

Ms. Bednarik also says that the 4 hours chart shows a limited bullish tone, with stronger gains favored only once price pushes above resistance that converges with the 200 EMA. Should EUR/USD edge higher, resistance levels are noted at 1.3145, 1.3170 and 1.3210, while support levels lie at 1.3110, 1.3070 and 1.3030.

GBPUSD
FXstreet.com (San Francisco) - After trading a broad range between 1.5860 and 1.5968 overnight and ending the NA session at 1.5922 vs 1.5898, GBP/USD is moderately bid in Asia, last at 1.5935 from 1.5922 at the open, having traded up to 1.5940 so far.

Should the pair climb higher along with investor’s appetite for risk in the hours ahead, Valeria Bednarik, Chief Analyst at FXstreet.com identifies resistance levels at 1.5970, 1.6015 and 1.6060, and, support at 1.5920, 1.5880 and 1.5840. “The 1.6000 area has proven to be quite strong this year, keeping the upside limited, with a yearly high set at 1.6061, tops in case of a strong break of 1.5970 Tuesday high,” says the analyst.

Rabu, 11 April 2012

BERSABARLAH ANAK MUDA!

Hai Trader .... Jadilah trader yg sabar dan Realistis

Anda perlu bersabar dan memiliki harapan yang realistis tentang Pasar Forex. Yang benar adalah bahwa Forex adalah pasar yang sulit, dan kecuali Anda bekerja cerdas, Anda tidak akan mencapai hasil yang konsisten jika . bersabar sj gak bisa. Anda harus memperlakukan trading Forex sebagai bisnis dan Anda perlu bersabar. Untuk menjadi seorang trader profesional Anda harus sabar beberapa waktu. mungkin investasi kan waktu dulu buat belajar.. buat demo.... kalau di demo aja belum profit.. ya jangan di akun riil.... ini namanya sabar....! hehehehe
Jangan menetapkan tujuan tidak realistis. Jika Anda melakukannya, Anda akan frustrasi ketika Anda menyadari bahwa Anda tidak bisa untuk mencapainya.

Ketika anda mendefinisikan tujuan Anda dalam trading Forex, Jika Anda baru mulai di pasar Forex, mendefinisikannya sebagai tujuan mencapai keuntungan di akhir bulan. Tidak peduli apakah itu keuntungan besar atau tidak, tetapi jika Anda bisa mulai dengan keuntungan, Anda berada di jalur yang benar. Jika Anda baru mulai dan menetapkan tujuan seperti "Saya akan membuat $ 20K pada akhir bulan", Anda hanya bermimpi. Ini adalah jenis harapan yang tidak realistis yang menghancurkan sebagian besar pemula di Forex. Karena mereka menentukan tujuan yang tidak realistis, mereka mulai mengambil risiko besar.

Coba misalnya, saya modal aja 75 $.. smg akhir bulan bisa menjadi 100 $.. akan sy WD 25 $, akan sy kasihkan dulu buat guru saya... whuahahahahaha whuakakakakakakaa.....

Nanti sy puter... lgi.. kalau profit lgi menjadi 100 $ lgi.. maka akan saya WD buat beli sarung... dan peci.. mau rajin mengaji dah.. hehhehee.. aamiiiin...

INi misal tujuan yg realistis.... insya ALlah trading kita gak ngoyo.. santai dan hati2...Kalau sudah tidak realistis. Bagian terburuk adalah pada saat risiko besar menghancurkan account mereka, dan baru mereka tahu bahwa trading Forex adalah bukan peluang cepat kaya.

Sadarnya telat! whuakakaka

Kesabaran dan tujuan realistis benar-benar penting bagi seorang trader Forex. Jika anda mendefinisikan tujuan yang baik dan Anda memiliki kesabaran untuk bekerja dan meningkatkan strategi Anda, Anda berada di jalur yang benar. ..!!!

Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!

Rabu, 28 Maret 2012

RISK MANAGEMENT DALAM FOREX

By Rezanades

Tadinya saya menyangka bila dalam Trading kita  harus mendapatkan banyak posisi yang menang (winning positions )  untuk bisa menutupi jumlah loss saya dan menghasilkan profit dalam acc trading saya. Namun ternyata anggapan saya selama ini adalah salah. Sekarang dengan Risk Management yang baik, saya bisa mengalami 50% posisi rugi (loss positions )  dengan tetap menghasilkan 15% ROI atau Return On Investment.

Entry posisi yang  baik  harus diikuti dengan Risk Management yang baik. Seorang Trader bisa mendapatkan banyak winning positions  tetapi belum tentu  account tradingnya bertumbuh bila tidak dikawal oleh Risk Management yang baik.


Stop Loss dan Target Profit
Selalu memasang Stop Loss dan Target Profit secara disiplin. Yaitu merencanakan sedari awal dimana tempat Stop Loss dan Target Profit. Kemudian menahan posisi trading kita hingga mengenai salah satunya (SL atau TP ). Terkadang begitu posisi kita berjalan, emosi membuat kita untuk menggeser Stop Loss dan Target Profit kita sehingga menjadi berubah dari rencana awal. Salah satunya yang harus kita hindari adalah menggeser Stop Loss lebih besar dari rencana semula begitu harga berbalik kearah yang berlawanan dari posisi kita, hal ini dapat mengakibatkan kerugian yang lebih besar. Lalu menggeser Target Profit lebih besar dari rencana semula begitu harga bergerak kencang sesuai dengan arah posisi kita. Emosi karena begitu senangnya melihat posisi kita mendapat untung yang demikian cepat dan besar.  Karena Target digeser tidak berdasarkan pertimbangan rational melainkan emosinal belaka dapat berakibat Target terlalu jauh untuk dicapai. Sehingga begitu harga mulai kembali jenuh akhirnya kemudian dapat berbalik kearah yang berlawanan  dari posisi kita sehingga menghasilkan loss posisi.


RISK REWARD RATIO = 1:2
Prinsip Kedua dalam Risk Management kita adalah  Reward dalam posisi trading kita minimal  harus selalu 2 kali lipat jumlahnya dari yang kita resikokan. Atau bisa 3 kali atau 4 kali lipat dari jumlah yang kita resikokan. Inilah yang biasa disebut Risk Reward R : R = 1 : 2.

Yang disebut dengan Risk adalah jarak dari posisi entry kita dengan Stop Loss
Yang dimaksud dengan Reward adalah jarak dari posisi  entry kita dengan Target Profit.

Jadi contohnya misalnya kita memasang jarak antara entry level dengan stop loss adalah 30 pips. Maka jarak antara entry level dengan Target Profit harus 60 pips (minimal )

Lalu kemudian kita harus menentukan berapa % dari jumlah acc trading kita yang hendak kita resikokan. Saya tidak pernah merisikokan lebih dari 3% dari jumlah acc saya setiap kali membuka posisi dan saya berencana untuk disiplin dalam hal ini. Namun pilihan resiko ini tergantung dari selera masing- masing trader terhadap resiko, bisa 3%, bisa 4%, atau bahkan 6%.

Namun hal yang terpenting adalah kita harus nyaman dengan jumlah resiko yang kita tentukan sendiri dan konsisten dalam menerapkannya.

Contoh :
Misalnya bila kita mempunya acc Balance sebesar $10,000 maka jumlah uang yang kita resikokan setiap kali membuka posisi adalah 10,000 x 3% = $300. Lalu misalnya kita harus mengambil 90 pips untuk memasang Stop Loss kita, maka kita harus merubah volume kita agar jumlah resiko kita tetap berjumlah $300 untuk setiap kali membuka posisi.

Jadi perhitungannya adalah :
Dengan Margin 1: 100 rata- rata untuk nilai 1 pips adalah 10 USD. Sehingga :
300 USD/ (90 X 10USD) = 0,33 . Maka kita harus memasang volume trading kita menjadi 0,33 dalam entry posisi tersebut.  Dengan jarak Target Profit selalu 2 kali lipat dari Stop Loss nya yaitu 180 pips, maka Resiko kita adalah selalu Fix 300 USD dan Reward kita adalah selalu Fix 600 USD untuk setiap kali entry position.

*)Harap dicatat bahwa setiap pair memiliki nilai pips yang berbeda- beda. Saya hanya mengambil rata- ratanya saja bila 1 pips = 10 USD.



Bila kita memerlukan jumlah stop loss yang lebih besar misalnya 150 pips, maka perhitungannya adalah :

300 USD/(150 X 10 USD) = 0,2. Maka volume yang harus kita ambil adalah 0,2. Dengan jarak Target Profit selalu 2 kali lipat dari Stop Loss nya yaitu 300 pips,  maka Resiko kita adalah selalu Fix 300 USD dan Reward kita adalah selalu Fix 600 USD untuk setiap kali entry position. Walaupun jumlah pips dalam stop loss yang kita ambil bisa berubah- ubah.

Jadi apabila dengan Risk VS Reward (1:2) = 300 USD : 600 USD saya  andaikan melakukan 10 kali transaksi dan 50% dari 10 transaksi tersebut saya mengalami Loss positions. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

  1. LOSS                =          -300
  2. LOSS                =          -300
  3. LOSS                =          -300
  4. LOSS                =          -300
  5. LOSS                =          -300
  6. PROFIT             =          600
  7. PROFIT             =          600
  8. PROFIT            =          600
  9. PROFIT            =          600
10.  PROFIT          =          600
TOTAL LOSS :    -1500
TOTAL PROFIT : 3000
TOTAL ROI : 1500 or 15% from USD 10,000 Balance

Dari perhitungan diatas kita dapat melihat bahwa walaupun setengah dari total transaksi saya mengalami kekalahan saya masih tetap mendapatkan keuntungan. Hal ini juga berarti adalah saya tidak mesti selalu benar dalam melakukan prediksi dan analysis, saya dapat memanage probabilitas saya untuk terus mendapatkan kemenangan walaupun setengah dari total posisi yang saya ambil mengalami kekalahan. Sebagaimana layaknya manusia normal yang tidak bisa meramal maka trading tidak mesti membuat forecasting (meramal ) yang selalu jitu tetapi bagaimana cara kita memanage probabilitas.

Bahkan walaupun 60% dari total transaksi saya mengalami kekalahan atau Loss positions saya masih tetap bisa mendapatkan keuntungan. Dengan demikian saya mengetahui bahwa dengan manajemen resiko ini probabilitas saya untuk mendapatkan kemenangan begitu besar dari seluruh total transaksi saya.
Strategy ini juga membuat saya merasa nyaman untuk berlama- lama menahan posisi saya. Karena saya tahu berapa probabilitas peluang saya. Trading pun menjadi sebuah aktivitas yang nyaman dan terkontrol.


Move Stop Loss into Break Even


Apabila harga bergerak searah dengan posisi kita dan mulai menghasilkan keuntungan maka ada saatnya untuk menaruh Stop Loss pada posisi entry kita. Sehingga apabila harga berbalik berlawanan dari posisi kita kerugian kita bisa menjadi 0.

Contoh : Semisal kita membuka posisi buy di EUR/USD di 1.3050 dengan SL 30 pips dan TP berjarak 60 pips. Apabila harga sudah bergerak searah dengan posisi kita dan sudah mencapai +30 pips, maka pindahkan Stop Loss kita menjadi 1.3050 hingga transaksi kita menjadi zero risk.


Meningkatkan Risk Reward Ratio dengan Teknik Stop Loss Break Even


Sebagaimana yang sudah saya singgung sebelumnya, meresikokan 3% capital untuk setiap kali transaksi adalah juga berarti menahan diri untuk tidak menambah posisi berikutnya walaupun kita melihat ada Signal lain yang timbul dalam Pair lain.

Apabila kita melihat signal untuk membuka posisi baru timbul, Kita hanya akan mengambil posisi baru tersebut apabila kita sudah berhasil memindahkan stop loss kita menjadi  break even. Dengan begitu secara probabilitas kita sudah menambah Risk Reward kita menjadi berlipat ganda.

Sebagaimana contoh berikut :

Posisi 1            Risk 300 USD  Reward 600 USD  ( Risk Reward Ratio 1 : 2 )
-----Berhasil memindahkan Stop Loss menjadi Break Even -----
Posisi 1            Risk 0               Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 0 : 2)
-----Timbul signal baru, ambil Posisi 2----
Posisi 2            Risk 300 USD   Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 1 : 2)
Total                Risk 300 USD   Reward 1200 USD (Risk Reward Ratio 1: 4)

Demikian semoga bermanfaat.
Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!
http://www.facebook.com/rezanades.ilhambintang
Link Broker Rekomended Untuk Menaruh Telor-telor Anda:
Broker FxClearing Cocok Buat Pemula
Membuka Akun di ECN4X
Membuka Akun di FBS